Kamis, 25 April 2013

Galau


Kunci sukses menghadapi galau
Galau? Ya deh, semua orang pasti merasakan galau. Karena galau itu adalah sifat manusiawi manusia. Kiriman telat dikirim oleh orang jadi galau (nasib anak kos). Dosen memberi nilai rendah demam galau (nasib anak kuliahan). Laporan direvisi berkali-kali terkena virus galau (nasib praktikan). Oke, boleh lah kita bergalau ria. Silahkan deh kita galau tingkat nasional bahkan tingkat internasional. Tapi, yang perlu diketahui adalah bahwa kita boleh galau asalkan tidak berlebihan. Asalkan jangan mengakhiri hidup ini karena galau, sumpah itu sadis bangat. Pasti banyak deh dari kita bertanya-tanya bagaimana cara menghilangkan galau. Biar tidak strezzz. Yang kita inginkan pasti yang happy-happy saja. Kalau bisa, kita pengen menendang galau sehingga terpelanting jauhhhh dari dunia ini. Tapi, itu hanyalah omong kosong, bualan belaka. Karena sejatinya galau itu akan selalu melekat pada kita selama otak kita masih waras. Galau itu akan datang, datang dan datang lagi. Galau hilang? it’s not impossible. Yang bisa kita lakukan adalah bagaimana merealisasikan galan menjadi sebuah hal yang bermakna. Contoh, kita sedang ber-galau lalu kita wujudkan dalam sebuah tulisan, nggak apa-apa tulisannya jelek yang penting kita bisa menghadapi galau. Contoh yang lain, dengan galau kita bisa menciptakan sebuah lagi.
Masih galau? Kalau masih galau, ada satu jurus ampuh untuk menghadapi galau. Sebelum kita mencari  solusi dari sebuah masalah, kita harus tahu dari mana datang masalah itu sendiri. Begitu juga dengan galau, tahukah kita siapa yang memberi galau? Yang memberi galau itu adalah Allah SWT. Jadi, mendekatlah kita kepada si pemberi
galau, setelah dekat mintalah galaunya dihilangkan. Jangan harap kalau kita ingin menghilangkan galau tapi tidak dekat kepada-Nya. Ibarat kita minta uang dengan orang tua, kita harus baik-baik dulu agar mau dikasih. Kita harus mengambil hati orang tua kita dalu baru minta sesuatu. Seperti itu lah cara yang kita lakukan untuk menghadapi galau, mendekat, menjalankan perintah-Nya, lalu meminta kepada-Nya. Yang perlu ditekankan bahwa, jangan sampai kita meminta selain kepada Allah SWT. Good luck menghadapi Galau!!

Sabtu, 20 April 2013

ISLAM

"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah,.." Ali-Imran 103

perlu untuk direnungkan, sudahkah aku dan kita semua telah berpegang teguh di jalan Allah?
marilah sekarang kita sadar, bahwa tidak ada jalan yang lurus selain jalan agama telah diridhoi oleh Allah.
kokohkan iman kita dengan tali Allah. ikat hati kita untuk berjuang dijalan Allah.
satukan umat islam dunia!!

Jumat, 19 April 2013

Aku juga manusia

Aku ingin seperti mereka..
Bahagia, ketawa lepas selalu bermain ceria
Tak pernah memikirkan sesuap nasi
Aku ingin seperti mereka..
Selalu bebas mengatakan apa
Apa yang mereka ingin selalu dapat terpenuhi
Aku ingin seperti mereka..
Dapat menimba ilmu dimana saja
Belajar, sekolah dimanapun mereka inginkan
Aku juga manusia seperti mereka..
Tapi, aku tak dianggap seperti manusia.
Selalu disingkirkan
Aku tak ingin kaya, aku juga tak menginginkan harta yang berlimpah
Namun yang aku inginkan adalah kebebasan
Sebuah kata yang sulit untuk ku gapai
Kata yang selalu terngiang di telingaku
BEBASSS..
Seperti anak-anak yang layak pada umumnya
Tidak memikirkan kehidupan yang fana
Aku juga manusia..