Minggu, 13 Oktober 2013

Saatnya Berkunjung Ke-Negeri Para Nabi

KAIRO, MESIR. Untuk bisa masuk perguruan tinggi al-Azhar, Mesir, diwajibkan bagi semua peserta baik yang ingin beasiswa/ 
non beasiswa untuk mengikuti test yang diadakan oleh Depag & al-Azhar di Indonesia. Berkaitan dengan artikelku yang sudah lama aku tulis, darisana banyak kawan-kawan yang menanyakan perihal proses pendaftaran hingga ujian seleksi untuk masuk ke al-Azhar, Mesir.
1. Syarat mendaftar test ke al-Azhar, Mesira. Lulusan MA/MAN atau yang setara yang terakreditasi (mu`adalah) oleh al-Azharb. Ijazah tidak lebih dari dua tahun dari kelulusanc. mengisi formulir administrasi yang disediakan panitia pendaftaran (tunggu aja edarannya dari Depag)d. Lulusan S1/S2 dari jurusan Ushuluddin, Syari`ah, Dakwah, Bahasa, dan Dirasat Islamiyyah perguruan tinggi yang terakreditasi oleh Univ. al-Azhar (ini untuk yang `mau lanjutin S2/S3). Namun, realitanya sudah sangat sulit untuk akreditasi yang ingin nerusin S2/S3.
2. Info beasiswa al-Azhar, MesirInfo beasiswa ini bisa di akses melalui situs Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (ditpertais), yaitu situs www.ditpertais.net Info ini biasanya diedarkan mulai  bulan Mei-Juni tiap tahunnya. Dan pendaftaran bisa dilakukan melalui via online (sesuai dengan arahan situs). Nah, setelah mendaftar via online, maka akan ada pemberitahuan untuk proses pemberkasan selanjutnya.

3. Test MasukA. TestAdapun untuk test itu sendiri ada dua tahapan:a. Test tahap pertamaTest tahap pertama ini biasaya diadakan di PTAI yang dirujuk oleh Depag. Dan pengujinya pun masih lokal, artinya yang nguji di tahap pertama ini adalah alumnus al-Azhar. Adapun untuk materi test antara tahap satu dan dua cenderung sama (keterangan dibawah lebih lanjutnya).
Semisal PTAI yang ditunjuk ketika tahap awal test tahun 2012 lalu adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Alauddin Makassar, IAIN Antasari Banjarmasin, IAIN Jambi, dan IAIN Sunan Ampel Surabaya. Jika nama kita telah keluar lulus di tahap pertama kita bisa mendaftarkan diri ke al-Azhar dengan membawa surat keterangan lulus test (ini menjadi non beasiswa). 
Dan jika masih berminat untuk memperoleh beasiswa, maka ikuti lagi test seleksi tahap dua.b. Test  tahap  keduaTest tahap kedua ini adalah test penentuan untuk dapat beasiswa atau tidaknya. Nah, dalam tahap kedua ini para peserta yang lulus test pertama harus ke jakarta, Depag. karena, test diadakan disana.Test ini materinya modelnya sama. Tapi, yang beda hanya tingkat kesulitannya saja. karena, yang ngetest langsung delegasi Univ. al-Azhar, Mesir. Sehingga, disnilah terjadinya persaingan ketat dan benar-benar perjuangan.
B. Materi testMateri test antara tahap pertama dan kedua modelnya sama. Sekali lagi hanya beda penguji saja.Adapun materi test ini ada dua macam, sbb:a. Lisan-Takhfiz minimal 3 juz awal & juz 30-Percakapan bahasa arab-hazanah keilmuan, hususnya ilmu agamab. Tulis-Membuat narasi berbahasa arab (biasanya tema sudah ditentukan, tinggal milih saja)
4. Perbedaan Beasiswa dan Non Beasiswaa. PersamaanSetelah lulus baik ditahap pertama (untuk non beasiswa) ataupun yang dilanjutkan ke tahap kedua (namun tidak masuk pada kategori nominasi yang memperoleh beasiswa), boleh mendaftarkan dan melanjutkan pemberkasan untuk bisa studi di Mesir. Pemberkasan ini di Indonesia bisa ditangani oleh pribadi (namun rada ribet), broker atau mediator atau oleh Ikatan Alumni Azhar Indonesia (IAAI). Dan keduanya ketika sudah pemberkasan dan mendaftar ke Mesir dan diterima oleh Al-Azhar, maka sama-sama memiliki kesempatan kuliah dengan biaya yang telah dibebaskan oleh kampus.b. PerbedaanJika yang mendapat beasiswa itu mendapat tiket gratis berangkat ke Mesir (namun biasanya lama bagi penerima beasiswa untuk menunggu visa keluar dari Mesir), masuk asrama mahasiswa, mendapat uang saku perbulan dan jika tidak keluar dari asrama bisa mendapat tiket pulang ketika telah usai studi. Namun, jika yang non beasiswa dia tidak dapat tiket gratis ke Mesir, gak langsung tinggal di asrama mahasiswa (melainkan ngontrak dengan biaya pribadi tentunya untuk bayar rumah). Namun, jangan berkecil hati; jika belajar rajin dan nilai di tingkat pertama bagus, maka bisa mendaftarkan beasiswa di lembaga yang tersedia (banyak ,lho!). Asal belajar aja yang rajin. Dan jika non beasiswa mendaftar beasiswa setelah di Mesir juga ada yang menawakan tiket pulang, lho. Sante saja.
4. Fakultas yang tersedia untuk beasiswaa. Fakultas Sastra dan Bahasab. Fakultas Syari`ahc. fakultas Ushuluddind. fakultas Dirasah Islamiyyahe. fakultas Dakwah
5. Biaya hidupBiaya hidup disini bervariatif. Untuk pelajar laki-laki, minimal ada yang sebulan Rp. 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Ini sudah bisa untuk bayar kos-kosan (bagi yang nonbeasiswa) dan biaya makan sebulan. 
Namun, kembali lagi semuanya tergantung individunya. Dan untuk biya hidup di Mesir tentunya sekarang sudah mulai naik setelah adanya revolusi Mesir. Segala bahan pokok dan transportasi naik. Dan tak jarang dari mahasiswa kita yang berani berkeluarga disini, sesama mahasiswa Indonesia. "Keajiban di Mesir ini adalah mereka berani menikah walau hanya dengan bermodalkan beasiswa yang pas-pasan", kata Kang Abik, sutradara serta penulis best seller  yang juga alumni al-Azhar el-Syarif.
6. Tips-tips Lulus Ujiana. OptimisOptimis ini tentunya setelah usaha sepenuh hati. Kenapa optimis saya dahulukan? Karena dengan kita optimis mampu dan bisa, kita telah menerapkan pada otak bawah sadar kita untuk berusaha ikhlas tanpa batas untuk menggapai semua impian dan cita-cita kita. Ini sangat saya rasakan sendiri. :)
b. Hafalkan al-Qur`an dan muroja`ah.Indah sekali bagi mereka yang sudah hafal al-Qur`an. Karena al-Qur`an itu akan menjadi penolong baginya baik di dunia maupun di akhirat, jelas. Di dunia dia bisa dijamin kehidupannya oleh Allah SWT., bukti nyatanya saja banyak lembaga yang mensyaratkan beasiswanya dengan hafal al-Qur`an. Ini tinjau dari materi, namun disampin materi ada yang lebih dahsyat menurut saya, yaitu mereka yang sudah hafal di Indonesia akan lebih kuat hafalan dan ingatannya. Sehingga, mereka disini tinggal menambah hafalannya kepada para masyayikh untuk hafal al-Qur`an dengan qira`at, baik qira`at sab`ah (tujuh) maupun `asyrah (sepuluh) kubra atau shughra. Dan, untuk ahli qiraah itu sendiri terbilang di Indonesia sebagai hal yang langka.
Jika belum hafal berusahalah untuk menghafal sebanyak mungkin selagi masih di Indonesia dan muroja`ahlah. Tujuan memperbanyak hafalan itu sendiri adalah tidak lain untuk memberikan peluang lain ketika di Mesir untuk kegiatan lain, karena hafalan kita sudah banyak. Sehingga kita hanya tinggal menghafal sedikit lagi untuk bisa sampai hafiz al-Qur`an.
Kalo masalah jaminan akhirat bagi para hafiz al-Qur`an itu sangat banyak. Diantaranya, hafiz akan menghadiahkan mahkota kepada orangtuanya di akhirat kelak. Semoga, kita tergolong yang akan menghadiahkannya, aamiin.
c. Belajar dan Sering Baca Bahasa Arab Belajar disini ditekankan kepada grammer dan penambahan kosakata. Sehingga, kita mampu mengaplikasikannya dengan mudah dan indah. Semakin banyak kosakata yang dimiliki, maka semakin mudah dalam ujian dan sebagainya. kan, mau hidup di negeri Arab, seribu menara.Walau bahasa arabnya digalakkan, jangan lupakan juga belajar bahasa asing lain, misal bahasa inggris. :)
d. Do`aDo`a mohon pertolongan Allah SWT., orangtua, dan guru kita. Nah, do`a yang biasa saya bawa setiap doa adalah, "Allahumma ij`alna waman ma`ana minannajihin". Bikin orang tua bahagia sebelum dan berangkat dan selamanya. Karena, kebahagiaan mereka merupakan do`a untuk kita. Dan, tangan Allah SWT. di dunia ini adalah orang tua, khususnya ibu kita.
Ini semuanya untuk yang ingin kuliah S1 & S2. Namun, untuk S2 tahun-tahun ini sangat sulit sekali untuk menembus akreditasi Al-Azhar. Sehingga, tak jarang kawan yang sudah usai S1 di Indonesia kadang masuk S1 lagi, karena hanya ngin kuiah di Al-Azhar. Al-Azhar, oh, Al-Azhar.

7. Biaya Berangkat ke MesirBagi yang non beasiswa tentu akan bertanya-tanya berapa biaya pemberangkatan yang diurus oleh mediator?Biaya yang dipatok oleh mediator tiap tahunnya bervariatif. Namun, untuk tahun 2012 kemarin paling mahal adalah untuk tiket dan pengurusan berkas maksimal 11,5 juta rupiah. Namun, ada juga yang menawarkan sampai 9 juta. Jadi jangan mau diatas 12, yah! Klo ada, laporin aja ke pihak IAAI. 
Pesenku:1. Semangat dengan niat ikhlas karena Allah SWT.2. Siapkan perbekalan lahir batin3. Sabar tingkat tinggi, kalo bisa sepeti sabarnya para ulul azmi, dah. Karena, sebelum dan ketika di Mesir kita akan harus banyak sabarnya.4. Jangan minder, pesimis dan jadilah orang yang dinamis dalam kebaikan. Jangan jadi anak manja,hehe. Karena, di Mesir gak ada kata manja!
Semoga sekelumit artikel ini bisa membantu kawan-kawan yang ingin belajar di Negri Kinanah, Negrinya para Nabi, Kairo, Mesir. 

St Cloud State Universit

Untuk teman - teman yang ingin melanjutkan kuliah keluar negeri, ada sebuah universitas yang patut untuk dijadikan pertimbangan.
Cekidottt..!!!
St Cloud State University didirikan tahun 1869 dan hingga kini merupakan institusi pendidikan sarat peluang bagi mahasiswa untuk belajar dan berkembang. Universitas ini menawarkan beraneka ragam program sarjana (S1) dan pascasarjana (S2) yang diakui secara internasional. Dengan banyaknya mahasiswa dari segala penjuru dunia, St Cloud State menyediakan lingkungan belajar yang multicultural dan ramah.

Universitas ini terletak di daerah metropolitan dengan pertumbuhan tercepat di negara bagian ini, hanya berjarak satu jam di sebelah barat laut Minneapolis/St. Paul, suatu tempat yang aman dan menjadi ajang utama bagi acara olahraga, hiburan, kuliner dan bisnis.

Mengapa memilih Universitas ini?

  • Mahasiswa dapat memilih dari lebih dari 200 program S1, 60 gelar pascasarjana, termasuk program S3 di bidang pendidikan dan program master di bidang pengelolaan keamanan data informasi (information assurance - IA).  
  • Melakukan penelitian bersama instruktur yang mengenal setiap mahasiswa dengan nama.
  • Belajar bersama lebih dari 1.100 mahasiswa internasional dari sekitar 80 negara.
  • Akomodasi berfasilitas modern dengan harga terjangkau
  • Dapatkan potongan biaya kuliah melalui Academic and Cultural sharing Scholarship.
Untuk membantu mahasiswa mengatasi kesulitan keuangan dan agar mereka dapat berfokus pada kegiatan akademis, Universitas ini menawarkan beragam beasiswa termasuk beasiswa Akademik & Kebudayaan. Beasiswa yang cukup besar ini disediakan oleh Universitas sehingga sungguh membedakan Universitas ini dari institusi pendidikan lainnya di A.S., dan dengan mutu pendidikannya serta fasilitas, teknologi, uang kuliah dan biaya hidup yang terjangkau, menjadikan St. Cloud pilihan yang tepat bagi mahasiswa internasional.

Sepanjang masa kuliah mereka di SCSU para mahasiswa internasional mendapatkan dukungan bahasa Inggris yang istimewa. Selain itu ditawarkan kursus bagi mahasiswa internasional untuk meningkatkan kemahiran mereka berbahasa Inggris agar dapat memenuhi persyaratan Bahasa Inggris sebagaimana ditetapkan Universitas.

Nilai-nilai yang dianut oleh Universitas dicerminkan oleh para professor dan staf yang memastikan bahwa layanan akademis, bisnis dan mahasiswa disajikan dalam lingkungan yang ramah, profesional, inklusif dan mendukung. Mahasiswa internasional juga mendapat manfaat dari pengetahuan staf akademis yang telah mereka raih melalui keterlibatan mereka di bidang pendidikan, penelitian, dunia usaha dan praktik sebagai profesional.http://www.hotcourses.co.id/

Kamis, 25 April 2013

Galau


Kunci sukses menghadapi galau
Galau? Ya deh, semua orang pasti merasakan galau. Karena galau itu adalah sifat manusiawi manusia. Kiriman telat dikirim oleh orang jadi galau (nasib anak kos). Dosen memberi nilai rendah demam galau (nasib anak kuliahan). Laporan direvisi berkali-kali terkena virus galau (nasib praktikan). Oke, boleh lah kita bergalau ria. Silahkan deh kita galau tingkat nasional bahkan tingkat internasional. Tapi, yang perlu diketahui adalah bahwa kita boleh galau asalkan tidak berlebihan. Asalkan jangan mengakhiri hidup ini karena galau, sumpah itu sadis bangat. Pasti banyak deh dari kita bertanya-tanya bagaimana cara menghilangkan galau. Biar tidak strezzz. Yang kita inginkan pasti yang happy-happy saja. Kalau bisa, kita pengen menendang galau sehingga terpelanting jauhhhh dari dunia ini. Tapi, itu hanyalah omong kosong, bualan belaka. Karena sejatinya galau itu akan selalu melekat pada kita selama otak kita masih waras. Galau itu akan datang, datang dan datang lagi. Galau hilang? it’s not impossible. Yang bisa kita lakukan adalah bagaimana merealisasikan galan menjadi sebuah hal yang bermakna. Contoh, kita sedang ber-galau lalu kita wujudkan dalam sebuah tulisan, nggak apa-apa tulisannya jelek yang penting kita bisa menghadapi galau. Contoh yang lain, dengan galau kita bisa menciptakan sebuah lagi.
Masih galau? Kalau masih galau, ada satu jurus ampuh untuk menghadapi galau. Sebelum kita mencari  solusi dari sebuah masalah, kita harus tahu dari mana datang masalah itu sendiri. Begitu juga dengan galau, tahukah kita siapa yang memberi galau? Yang memberi galau itu adalah Allah SWT. Jadi, mendekatlah kita kepada si pemberi
galau, setelah dekat mintalah galaunya dihilangkan. Jangan harap kalau kita ingin menghilangkan galau tapi tidak dekat kepada-Nya. Ibarat kita minta uang dengan orang tua, kita harus baik-baik dulu agar mau dikasih. Kita harus mengambil hati orang tua kita dalu baru minta sesuatu. Seperti itu lah cara yang kita lakukan untuk menghadapi galau, mendekat, menjalankan perintah-Nya, lalu meminta kepada-Nya. Yang perlu ditekankan bahwa, jangan sampai kita meminta selain kepada Allah SWT. Good luck menghadapi Galau!!

Sabtu, 20 April 2013

ISLAM

"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah,.." Ali-Imran 103

perlu untuk direnungkan, sudahkah aku dan kita semua telah berpegang teguh di jalan Allah?
marilah sekarang kita sadar, bahwa tidak ada jalan yang lurus selain jalan agama telah diridhoi oleh Allah.
kokohkan iman kita dengan tali Allah. ikat hati kita untuk berjuang dijalan Allah.
satukan umat islam dunia!!

Jumat, 19 April 2013

Aku juga manusia

Aku ingin seperti mereka..
Bahagia, ketawa lepas selalu bermain ceria
Tak pernah memikirkan sesuap nasi
Aku ingin seperti mereka..
Selalu bebas mengatakan apa
Apa yang mereka ingin selalu dapat terpenuhi
Aku ingin seperti mereka..
Dapat menimba ilmu dimana saja
Belajar, sekolah dimanapun mereka inginkan
Aku juga manusia seperti mereka..
Tapi, aku tak dianggap seperti manusia.
Selalu disingkirkan
Aku tak ingin kaya, aku juga tak menginginkan harta yang berlimpah
Namun yang aku inginkan adalah kebebasan
Sebuah kata yang sulit untuk ku gapai
Kata yang selalu terngiang di telingaku
BEBASSS..
Seperti anak-anak yang layak pada umumnya
Tidak memikirkan kehidupan yang fana
Aku juga manusia..

Minggu, 03 Maret 2013

PMDK-II



PELATIHAN MANAJEMEN DASAR KE-UKMI-an II
            Unit Kegiatan Mahasiswa Islam Jamaah Nurul Iman (UKMI-JNI) INSTIPER Yogyakarta adalah UKM yang bergerak di bidang da’wah khususnya di dalam kampus INSTIPER Yogyakarta dan umumnya di tengah-tengah masyarakat. Tanggal 15-17 Februari 2013 yang lalu UKMI-JNI mengadakan pelatihan manajemen dasar ke-UKMI-an II di Goa Kiskendo Desa Jatimulyo Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulonprogo dengan mengambil tema “Meneguhkan Hati, Militansi tak Kenal Henti” guna untuk mendidik dan membentuk kader-kader anggota UKMI agar memiliki jiwa yang teguh, kuat dan tidak pantang menyerah serta juga untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus UKMI dengan anggota-anggotanya.
Kepelatihan ini wajib diikuti oleh semua anggota UKMI-JNI INSTIPER Yogyakarta yang baru. Jumlah anggota yang mengikuti pelatihan ini adalah sebanyak 58 orang, dengan laki-laki sebanyak 55 orang dan perempuan sebanyak 3 orang. Di pelatihan ini semua anggota benar-benar dididik agar menjadi insan yang tegas baik secara jasmaniyah maupun secara batiniyah. Di sini kedisiplinan dan kejujuran benar-benar ditegakkan. Tidak lupa pula para peserta disuguhkan dengan materi-materi yang berbobot agar dapat menunjang kinerja kader-kader sebagai generasi penerus kedepannya. Pengurus UKMI-JNI tidak hanya menginginkan kader-kader yang lahir dari UKMI cuman cakap jasmaninya saja tapi juga intelektualnya. Akhlak, ilmu pengetahuan dan jasmani harus seimbang. Sehingga para pemateri didatangkan dari luar kampus dan juga dari dalam kampus.
Yang menarik dari kegiatan ini adalah semua peserta diberikan pelajaran-pelajaran dari alam. Salah satu contohnya adalah peserta diajak untuk mengamati Goa Kiskendo. Seluk-beluk gua Kiskendo, bahkan peserta juga dapat mengetahui sejarah dan cerita-cerita yang pernah terjadi di gua Kiskendo. Sejarah dan cerita-cerita yang terjadi di Goa Kiskendo disampaikan oleh juru kuncinya lansung dari Goa Kiskendo itu sendiri. Subhanallah, Goa Kiskendo ini sangat menakjubkan.  Banyak pelajaran yang dapat diambil.
Dari kegiatan ini harapannya adalah semoga para peserta dan sekaligus panitia dapat mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak sekali terjadi saat berlansungnya acara. Hendaknya semua yang terlibat dalam acara ini dapat merubah sifat-sifat negatifnya menjadi sifat-sifat yang positif. Semoga semuanya dapat meneguhkan hati dan tidak pernah mengenal kata henti walaupun penuh dengan hambatan-hambatan. Karena, niat yang kuat tidak akan pernah hilang jika dibarengi dengan doa dan usaha. Sejatinya orang yang lemah adalah orang yang tidak pernah berusaha.

Minggu, 24 Februari 2013

Hiks, Bagaimana dengan Agama Islamku ?


Hiks, Bagaimana dengan Agama Islamku ?

Assalamualaikum.wr.wb
          Bismillahirrohmanirrohim. Dengan Bismillah, dengan menyebut nama Allah seluruh pekerjaan di muka bumi ini seharusnya dimulai. Semoga diawali dengan mengingat Allah SWT, artikel ini dapat diridhohi-Nya dan juga dapat bermanfaat bagi pembaca.
          Berbicara tentang mencintai Rasulullah, tentu saja kita harus juga mencatai ajaran yang telah disampaikannya. Jangan sampai mengatakan cinta kepada Rasulullah, tapi ukhuwah islamiyah yang ada di dalam diri kita seperti debu. Hanya datang angin sepoi-sepoi berhembus saja, hilang tersapu bersih. Karena Nabi selalu mengajarkan kuatkan niat, bulatkan tekad dan pertebal iman. Ajaran yang telah disampaikan oleh Rasulullah adalah ajaran agama islam.
          Islam. Yah, islam adalah agama penyempurna, agama yang telah diridhoi oleh Allah SWT, agama yang diberikan kepada kekasih Allah nabi Muhammad SAW, serta agama yang tidak akan pernah hilang di muka bumi sampai akhirat nanti.
Tapi, Rasulullah SAW pernah bersabda sekaligus memperingatkan:
“Akan datang suatu masa di mana orang-orang lain disekeliling kamu (umat islam) akan bersatu mengerubungi kamu seperti makanan di atas meja hidangan” sahabat bertanya ‘Apakah jumlah kami sedikit pada saat itu ya Rasul?’
 Rasul menjawab: “Tidak, bahkan kamu pada saat itu mayoritas, akan tetapi kamu seperti buih di lautan. Susungguhnya Allah SWT telah mencabut rasa takut dari musuh-musuh kalian, telah mencampakkan penyakit Al-wahan pada diri dan perasaan kalian” Sahabat bertanya lagi ‘Apakah penyakit wahan itu ya Rasul?’
Nabi SAW menjawab: “Al-wahan adalah penyakit cinta kepada dunia dan taku kepada mati”. Hadist ini adalah peringatan dari Rasulullahb SAW untuk kita umat islam.
Marilah sekarang kita melihat di tengah-tengah umat islam sekarang telah dibanjiri dengan kebudayaan dan peradaban yang menjauhkan kita dari agama. Alangkah ironinya, alangkah menyedihkannya, memilukan sekaligus memalukan. Umat yang mayoritas dipermain oleh yang minoritas. Umat yang jumlahnya banyak di dunia tapi diombang-ambingkan oleh mereka kaum yang kecil.
Benar apa yang telah diperingatkan oleh Rasulullah, masa itu telah datang. Penyakit itu telah dicampakkan ditengah-tengah kita. Penyakit Al-wahan telah tumbuh.  Terlalu cinta kepada dunia dan terlalu takut kepada mati. Matrealistis dan takut resiko. Takut mati dalam arti yang sesungguhnya dan juga takut mati usahanya, takut mati prestasinya, jabatannya serta takut mati semua perhiasan-perhiasan dunianya. Subahanallah.
Seandainya penyakit dan permasalahan ini akan berlansung secara lama, apakah tidak mungkin islam akan tersapu dari negeri ini ? Apakah tidak mungkin islam akan tinggal namanya saja ? semua itu mungkin terjadi jika penyakit wahan masih mengakar erat di dalam diri kita. Jika penyakit memalukan ini masih menggerogoti sel-sel darah dalam tubuh kita. Solusinya adalah membunuh penyakit tersebut sampai ke akar-akarnya.
Alhamdulillah, kita tidak mengalami yang namaya perang badar sehebat yang dialami oleh Rasulullah dan para sahabatnya. Namun, pada zaman sekarang ini perang yang kita hadapi tidak kalah ngerinya dengan perang badar, tidak kalah sadisnya dengan perang uhud dan juga tidak kurang dasyatnya dengan perang hondaq. Memang bukan anak panah runcing yang kita hadapi, memang bukan pedang tajam berkilau yang kita mainkan serta bukan ujung tombak besi yang kita takuti. Melainkan perang aqidah, perang pemikiran, perang ideologi dan juga perang mempertahankan keyakinan. Yang jikalau kita kalah pada saat sekarang ini akan berimbas kepada anak cucu-cucu kita, akan terpelanting kepada generasi-generasi kita. Apakah meraka nantinya masih memiliki agama? Wallah a’lam bi ash-shawab.
Oleh sebab itu, dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1434H ini marilah kita tumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah di dalam diri kita. Merawat dan memupuknya sehingga ukhuwa islamiyah kita berbuah manis dan lebat. Sebagai generasi muda ditangan kita lah agama ini diperjuangkan. Sangat mungkin sekali islam akan jaya kembali seperti masa-masa para sahabat dan khalifah.
kemungkinan akan selalu terjadi. Karena dalam hari selalu ada kemungkinan selama kita masih mau berusaha. Kita pasti bisa melawan kebiadaban ini, selama ambisi kita untuk menang masih seperti malam yang tidak pernah lelah bergantian dengan siang. Maka asa itu akan selalu ada, selama kita masih berjuang di jalan-Nya, selama kita masih memegang kitab suci al-quran untuk pedoman, selama Nabi Muhammad SAW masih menjadi idola dan tauladan, selama kita masih ingin meraih surga-Nya dan selama doa masih dipanjatkan untuk Nya. Maka asa itu tidak akan hilang.
Mari kita membangun semangat baru, menentang dan melawan gojolak diri yang ingin hidup bebas sperti mereka (baca orang-orang barat). Berjuang malawan zionis. Bertekad di dalam diri, berjanji di dalam hati akan selalu menumbuhkan ukhuwah islamiyah di dalam diri sendiri serta di dalam pergaulan. Allahuakbar.
Wassalamualaikum.wr.wb.