Minggu, 03 Maret 2013

PMDK-II



PELATIHAN MANAJEMEN DASAR KE-UKMI-an II
            Unit Kegiatan Mahasiswa Islam Jamaah Nurul Iman (UKMI-JNI) INSTIPER Yogyakarta adalah UKM yang bergerak di bidang da’wah khususnya di dalam kampus INSTIPER Yogyakarta dan umumnya di tengah-tengah masyarakat. Tanggal 15-17 Februari 2013 yang lalu UKMI-JNI mengadakan pelatihan manajemen dasar ke-UKMI-an II di Goa Kiskendo Desa Jatimulyo Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulonprogo dengan mengambil tema “Meneguhkan Hati, Militansi tak Kenal Henti” guna untuk mendidik dan membentuk kader-kader anggota UKMI agar memiliki jiwa yang teguh, kuat dan tidak pantang menyerah serta juga untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus UKMI dengan anggota-anggotanya.
Kepelatihan ini wajib diikuti oleh semua anggota UKMI-JNI INSTIPER Yogyakarta yang baru. Jumlah anggota yang mengikuti pelatihan ini adalah sebanyak 58 orang, dengan laki-laki sebanyak 55 orang dan perempuan sebanyak 3 orang. Di pelatihan ini semua anggota benar-benar dididik agar menjadi insan yang tegas baik secara jasmaniyah maupun secara batiniyah. Di sini kedisiplinan dan kejujuran benar-benar ditegakkan. Tidak lupa pula para peserta disuguhkan dengan materi-materi yang berbobot agar dapat menunjang kinerja kader-kader sebagai generasi penerus kedepannya. Pengurus UKMI-JNI tidak hanya menginginkan kader-kader yang lahir dari UKMI cuman cakap jasmaninya saja tapi juga intelektualnya. Akhlak, ilmu pengetahuan dan jasmani harus seimbang. Sehingga para pemateri didatangkan dari luar kampus dan juga dari dalam kampus.
Yang menarik dari kegiatan ini adalah semua peserta diberikan pelajaran-pelajaran dari alam. Salah satu contohnya adalah peserta diajak untuk mengamati Goa Kiskendo. Seluk-beluk gua Kiskendo, bahkan peserta juga dapat mengetahui sejarah dan cerita-cerita yang pernah terjadi di gua Kiskendo. Sejarah dan cerita-cerita yang terjadi di Goa Kiskendo disampaikan oleh juru kuncinya lansung dari Goa Kiskendo itu sendiri. Subhanallah, Goa Kiskendo ini sangat menakjubkan.  Banyak pelajaran yang dapat diambil.
Dari kegiatan ini harapannya adalah semoga para peserta dan sekaligus panitia dapat mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak sekali terjadi saat berlansungnya acara. Hendaknya semua yang terlibat dalam acara ini dapat merubah sifat-sifat negatifnya menjadi sifat-sifat yang positif. Semoga semuanya dapat meneguhkan hati dan tidak pernah mengenal kata henti walaupun penuh dengan hambatan-hambatan. Karena, niat yang kuat tidak akan pernah hilang jika dibarengi dengan doa dan usaha. Sejatinya orang yang lemah adalah orang yang tidak pernah berusaha.